Sebanyak 100 mahasiswa dari 13 perguruan tinggi di wilayah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengikuti sosialisasi dan konsultasi peluang kerja di luar negeri, pada Rabu (17/9).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Balai Pelayanan Perlindungan dan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dengan GIZ Indonesia (Badan Kerjasama Pembangunan Internasional Jerman) melalui Move-ID Mataram.
“Dalam kegiatan ini, kita memberikan informasi yang akurat, transparan, dan edukatif mengenai peluang kerja di luar negeri yang aman dan legal kepada publik, khususnya generasi muda,” kata Penyuluh Hukum Ahli Muda BP3MI NTT Yonas Bahan saat membacakan laporan panitia.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai mekanisme penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) serta memberikan konsultasi langsung bagi calon BNI terkait proses dan persyaratan kerja di luar negeri.

Selain itu, untuk menyebarluaskan informasi peluang kerja di luar negeri melalui lembaga resmi serta menyediakan layanan konsultasi langsung bagi calon PMI.
Pihaknya menambahkan, dalam kegiatan tersebut hadir selaku pemateri dari BP3MI dan Move-ID Mataram.
Selanjutnya, peserta dibagi dalam sesi konsultasi dalam kelompok untuk mengetahui potensi sesuai negara yang akan dituju.
Salah satu peserta, Selandri Rambu Lunga dari Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Citra Bangsa Kupang, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wadah edukasi terkait peluang karier di tingkat global.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi di negara kita sekarang ini sangat susah cari kerja. Jadi, kesempatan ini sangat berharga dan memotivasi diri saya sendiri untuk lebih semangat lagi dan mencari peluang kerja di luar negeri,” kata dia.





