Zero Human Trafficking Network

Connecting People, Make the Movement Visible

Antusiasme di Ponorogo: Sosialisasi Pencegahan TPPO Kolaborasi KABAR BUMI dan UNAIR

Facebook
Twitter
LinkedIn

Ponorogo, 19 Oktober 2025 – Meskipun cuaca panas melanda, semangat para peserta tidak berkurang dalam mengikuti kegiatan Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Acara ini terlaksana berkat sinergi antara KABAR BUMI cabang Ponorogo dengan Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.

Kegiatan ini mencatat kehadiran 37 peserta, yang terdiri dari anggota Kabar Bumi, perwakilan WCC, serta sejumlah warga yang berdomisili di sekitar sekretariat KABAR BUMI. Turut hadir pula delegasi dari Universitas Airlangga, yakni Profesor Suko Widodo, beberapa dosen, dan sejumlah mahasiswa.

Sriati, selaku Ketua Kabar Bumi Cabang Ponorogo, dalam kata sambutannya menyampaikan harapannya. Ia ingin agar pengetahuan yang diperoleh dapat disebarluaskan secara luas, khususnya kepada purna pekerja migran, keluarga, dan lingkungan sekitar mereka. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat mengidentifikasi potensi dan terhindar dari bujuk rayu pelaku TPPO.

Pada sesi berikutnya, Titik Puji Rahayu, Kepala Departemen Komunikasi Universitas Airlangga, menegaskan bahwa kehadiran tim UNAIR adalah bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menurutnya, dosen memiliki kewajiban untuk membagikan ilmu dan wawasan kepada masyarakat luas, tidak hanya di lingkungan kampus.

“Harapannya, apa yang kami sampaikan dapat membawa kebaikan, berkontribusi pada penguatan sosial budaya, peningkatan kesadaran politik, dan penciptaan kesejahteraan ekonomi,” ujar Titik.

Beliau juga menyoroti maraknya kasus korban TPPO yang viral di media sosial, yang ia anggap sebagai cerminan masih lemahnya perlindungan negara terhadap pekerja migran Indonesia. “Selain menyuarakan peningkatan perlindungan di kampus, sumbangsih lain kami adalah berbagi wawasan seperti hari ini,” tambahnya. Titik menutup sambutannya dengan apresiasi atas sambutan hangat dan harapan agar sesi tersebut membawa manfaat bersama.

Sebelum sesi materi inti, acara diisi dengan penyerahan cenderamata secara simbolis dari Universitas Airlangga, yang diwakili oleh Tutik Puji Rahayu, kepada KABAR BUMI, yang diterima langsung oleh Sriati.

(Foto: Penyerahan cenderamata)

Memasuki materi pertama, Mytha Elifa Veritasia, S. IKOM, M.A., memaparkan bahwa risiko human trafficking (perdagangan orang) mengancam semua kalangan, tidak terbatas pada pekerja migran. “Melalui sosialisasi ini, diharapkan kita dapat mencegah TPPO terjadi pada orang-orang terdekat di sekitar kita,” jelasnya.

Sesi dilanjutkan dengan materi kedua mengenai Pemasaran Digital (Digital Marketing) yang disampaikan oleh Santi. Ia menjelaskan bahwa fungsi ponsel telah berevolusi dari sekadar alat komunikasi menjadi instrumen promosi yang efektif. “Jika kita bisa menjadi pembeli, kita juga bisa menjadi penjual,” katanya, mendorong pemanfaatan media sosial untuk transaksi dan promosi. Materi ini diharapkan dapat memfasilitasi para peserta yang memiliki usaha untuk mengembangkan pemasarannya. Melengkapi sesi tersebut, Yuyun Wahyu Izzati Surya, Ph.D., menambahkan pentingnya memegang teguh nilai-nilai dalam berbisnis, yakni kejujuran, integritas, empati, saling menghormati, dan tanggung jawab.

Rangkaian acara juga mencakup sesi tanya jawab interaktif, serta pelaksanaan pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh hadirin.

(Foto: Suasana Kegiatan)

More Posts

id_IDBahasa Indonesia