Zero Human Trafficking Network

Connecting People, Make the Movement Visible

Anggota Youth Task Force Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang Simpul Nusa Tenggara Timur dalam #SuaraAnakMuda Membangun NTT: Saatnya Anak Muda Bicara dan Bertindak

Facebook
Twitter
LinkedIn

Selasa, 27 Mei 2025 Plan International menyelenggarakan diskusi public #SuaraAnakMuda Membangun NTT: Saatnya Anak Muda Bicara dan Bertindak bersama gubernur NTT bapak Emanuel Melkiades Laka Lena yang diikuti oleh orang muda dari berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam 53 komunitas dari berbagai latar belakang isu berkumpul dalam forum diskusi bersama untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait pembangunan daerah. Dalam forum ini Gilbert Yesaya Haninuna,S.KM hadir sebagai perwakilan YTF Anti TPPO, kami membahas isu-isu strategis seperti kesehatan reproduksi, stunting, sanitasi, pemberdayaan ekonomi lokal, serta perlindungan dari kekerasan dan perdagangan orang. Kegiatan ini melibatkan orang-orang muda berusia 12-24 tahun, organisasi pemuda, serta perwakilan dari pemerintah daerah. Anak muda menjadi aktor utama yang menyampaikan ide dan solusi dari perspektif mereka.

Kegiatan berlangsung di Aston Kupang Hotel & Convention Center, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Bertepatan dengan momentum perencanaan pembangunan daerah dan penguatan suara warga muda dalam kebijakan public, dengan suasana formal namun terbuka untuk dialog antara anak muda dan pemangku kepentingan.

NTT masih menghadapi tantangan serius seperti tingginya angka stunting, perdagangan orang, dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi. Anak muda adalah kelompok yang paling terdampak, tetapi sekaligus memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Karena itu, suara mereka sangat penting dalam merancang masa depan NTT yang sehat, maju, dan setara. Dimana tantangan utama kaum muda yang didapatkan dari FGD yaitu kebutuhan dasar yang belum terpenuhi, minimnya pelibatan kaum muda, serta ekonomi local yang perlu di dorong

Anak muda menyampaikan rekomendasi konkret, yaitu:

Maju:

  • Percepat Pemerataan Infrastruktur dan Digitalisasi Ekonomi Lokal
  • Dorong UMKM Anak Muda dan Perempuan Melalui Pelatihan, Pendanaan, dan Promosi Terpadu
  • Kelola Potensi Lokal Secara Terarah melalui Klasterisasi Ekonomi

Sehat:

  • Perluas Akses Layanan Komprehensif Kesehatan Reproduksi serta pencegahan kekerasan seksua
  • Libatkan Anak Muda dalam Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Komunitas
  • Tangani Stunting dan Krisis Sanitasi Secara Terpadu Integrasikan

Cerdas

  • Perkuat Akses Pendidikan Inklusif dan Beasiswa untuk Semua Anak Muda
  • Tingkatkan Relevansi Pendidikan Vokasi dan Literasi Digital
  • Pemerataan Akses Teknologi dan Infrastruktur Pembelajaran

Sejahtera

  • Perluas Akses Kerja dan Wirausaha untuk Anak Muda secara Terstruktur
  • Reformasi Program Magang dan Atasi Akar Pengangguran
  • Tegakkan Transparansi dan Anti-Korupsi dalam Pelayanan Publik

Berjelanjutan:

  • Libatkan Anak Muda dalam Pariwisata Berbasis Budaya dan Lingkungan
  • Lestarikan Budaya Lokal dan Pengetahuan Adat sebagal Warlsan Masa Depan
  • Perkuat Kelembagaan dan Edukasi Lingkungan di Tingkat Pemuda

Diskusi ditutup dengan komitmen bersama untuk adanya tindak lanjut serta diharapkan adanya kontribusi nyata dari pemerintah daerah NTT yang harusnya melek dengan berbagai isu yang ada serta pelibatan anak muda sebagai actor utama dalam gerakan perubahan ini. Ayo bangun NTT, bangun Indonesia! (GILBERT)

More Posts

en_USEnglish